Tuesday, April 28, 2015

SENSORY BIN

Siang ini kita mulai lagi yuk bikin permainan bersama Inaaya dan Mama. Ide mainan ini terinspirasi waktu mama lagi sibuk browsing tentang toddler play ideas di Pinterest. Pinterest itu memang sumber inspirasi banget buat saya karena segala macam hal yang saya cari ada disana *sembah*,

Setelah membaca mengenai manfaat dan keseruan permainan ini, akhirnya saya cukup yakin untuk bikin sensory bin ini dirumah dan saya memutuskan untuk segera membeli water beads. Water beads ini sebenarnya adalah media tanam non-tanah buat tanaman hias di dalam rumah. Dia sejenis polimer yang mampu menyerap air, non-toxic tapi ga bisa dimakan. Kemarin akhirnya iseng cari-cari toko sensory play di Instagram dan aku langsung beli sekitar 500 gram water beads ini. Pemakaiannya sih tidak terlalu banyak, di bowl ini aku cuma pakai 100 g waterbeads yang direndam didalam air selama 30 menit. Jadi waktu datang water beads ini ukurannya kecil-kecil banget jadi perlu direndam air supaya membesar. Ternyata bola-bola ini benar-benar lucu waktu sudah mengembang. Warna-warnanya juga menggemaskan bikin Inaaya semangat waktu melihat si bola-bola ini. Dari awal aku ajak Inaaya untuk involved dari mulai menuang water beads ke mangkuk, mengisi air kedalamnya, hingga menunggu sampai waterbeads ini membesar. Nah, setelah itu untuk membuat Inaaya semangat dengan permainan ini sih simple aja, aku cuma masukin beberapa jenis wild animal untuk dia cari dan sebut nama-namanya. Selain wild animal, mommies juga bisa masukin beberapa benda lain untuk dia ambil didalam tumpukan waterbeads ini. Pokoknya para mommies bisa berkreasi dengan apapun didalam bowl ini supaya si Kecil bisa merasakan berbagai jenis tekstur didalamnya. Selain itu aku juga menyiapkan beberapa jenis sendok dalam beberapa ukuran, untuk mengajak Inaaya menyendokkan si waterbeads ini.

Oh iya, berhubung ini namanya juga sensory play, ya memang harus sedikit sabar untuk menghadapi keadaan berantakan hehe tapi justru messy play seperti ini bagus sekali untuk toddler. Permainan ini bagus untuk membangun hubungan saraf yang melatih kreativitas si kecil, menstimulasi indera-indera untuk belajar, sekaligus sangat baik untuk motorik halus dan pemecahan sosial. Nah, kalau bingung siang ini mau beraktifitas apa dengan si Kecil jangan ragu buat bikin sensory bin ya! Buat yang sudah pernah buat sensory bin untuk anaknya, you are very welcome to leave a comment with your Instagram/Blog link down here so i can see your creativity. See you on the nest post! Enjoy :)





Wednesday, April 22, 2015

BALLET CLASS FOR TODDLERS

Buat yang rajin mengikuti feed instagram Inaaya, i think you guys might knows that i've put her in a beginning ballet class atau ditempat latihan Inaaya disebut Baby Ballet Class. Inaaya saat ini mengikuti aktifitas Baby Ballet Class yang dikhususkan untuk anak umur 2-3 tahun tapi kadang dia suka loncat juga main ke kelas Pre-Ballet untuk anak 3-5 tahun dan alhamdulilah sejauh ini dia bisa mengikuti dengan sangat baik. Awalnya saya tertarik untuk memasukkan Inaaya ke kelas   karena melihat ketertarikan dia dalam hal menari. Dirumah dia sering menari sambil mendengarkan lagu-lagu anak dan menurut saya tidak ada salahnya untuk mengajak dia lebih sering menari di luar rumah. Menurut salah satu teacher ballet Inaaya, Ms. Carol, Ballet di usia dini sangat bagus untuk kekuatan fisik dan kelincahan si Kecil, dapat meningkatkan konsentrasi , mengembangkan pemahaman tentang musik dan irama dan serta dapat membantu si Kecil mempelajari gerakan indah yang terbentuk dengan penuh cinta. Nah, saya mau sedikit share mengenai beberapa manfaat yang saya rasakan dari memasukkan Inaaya ke kelas Ballet usia dini.

Phsyical Benefit
Dari segi fisik, entah hanya perasaan saya atau bagaimana tapi saya melihat Inaaya semakin balance. Dulu Inaaya langganan banget jatuh miring-miring kalau lagi jalan maupun lari. Sekarang setiap dia mau jatuh, pasti dia langsung mencoba menyeimbangkan badannya. Nah melalui kelas ballet ini juga, Inaaya mulai mempelajari bahwa the possibilities of movement are endless and fun to explore. Buktinya dia suka mengkreasikan gerakan ballet nya ke bentuk yang aneh-aneh seperti kaki diangkat super tinggi dengan satu tangan tapi bentuknya malah jadi aneh kalau buat ibunya *hah*

Social Benefits
Since Inaaya is always attending her classes regularly, saya bisa melihat Inaaya semakin baik dalam hal developing her social skills. Dia mulai hafal nama teman-teman di kelas ballet nya, dan selalu semangat untuk berangkat ke studio ballet. Bahkan dari umur 2 tahun kurang, saya sudah berhasil memasukkan Inaaya ke kelas sendirian tanpa harus saya dampingi berkat dia semangat untuk bermain dan menari bersama dengan teman-temannya. I'm a proud mama! Oh iya, bahkan salah satu teman di kelas Inaaya ada yang benar-benar pemalu loh, tapi semenjak mengikuti kelas ballet dia mulai senang bersosialisasi dengan orang banyak.

Educational Benefits
Dalam ballet, Inaaya mempelajari beberapa kombinasi gerakan, musik, irama, dan performa di depan guru dan teman-temannya. Melalui hal tersebut saya bisa melihat beberapa peningkatan yang dimulai dari Attention Skills dimana dia belajar fokus untuk memperhatikan gerakan yang diberikan oleh teachernya, padahal dari awal pertama kali mengikuti kelas dia hanya melihat sekilas lalu bermain-main sendiri hingga lama-kelamaan Inaaya mulai terfokus untuk mengikuti setiap gerakan selama kurang lebih 45 menit. Memory skills nya pun juga terasah melalui kelas ballet karena sesampainya dirumah dia bisa langsung mengulang kembali gerakan yang sudah diajarkan di studio untuk dipamerkan di depan ayahnya! 



Monday, April 20, 2015

WEEKEND ACTIVITIES - MINI FARM

Minggu ini, saya dan Inaaya mengunjungi salah satu peternakan mini "BFC Mini Farm" yang jarak tempuhnya hanya 5 menit dari rumah. Sebelumnya saya bener-bener tidak tahu kalau ada tempat semacam ini didekat rumah, dan waktu dapat info dari salah seorang teman akhirnya tanpa ragu kita langsung menuju ke tempat ini.
Lokasinya terbilang cukup terpencil karena harus masuk ke dalam gang kecil, tapi dengan arahan dari si pemilik tempat tersebut, kami tidak perlu memakan waktu banyak untuk mencari lokasinya.
Begitu sampai, kita disambut dengan salah seorang pemandu yang sangat ramah, dan langsung diajak untuk mengunjungi para Landak. Landak-landak ini dipelihara serta dijual untuk para pengunjung. Inaaya diajak untuk memandikan dan menyaksikan landak tersebut berenang. Well, you can see those smiles, inaaya excited banget bermain dengan landak!



Next, kita diajak untuk mengunjungi tempat dimana mereka memelihara lobster. Disini Inaaya masih agak takut untuk memegang lobster dan saya juga ragu untuk membiarkan Inaaya bermain dengan lobster karena takut Inaaya dicapit T_T Pemandu tadi menjelaskan bagaimana proses perkembangbiakan lobster, hingga cara membedakan lobster betina dan jantan. Inaaya juga tidak lupa diperkenalkan dengan bagian-bagian tubuh dari lobster tersebut.

 Lobster Betina

 Lobster Jantan

Bayi Lobster

Setelah selesai dengan lobster, kita langsung menuju ke bagian kura-kura. Disini Inaaya diperkenalkan dengan berbagai jenis kura-kura. Dari yang kecil hingga yang benar-benar besar sampai beratnya 50kg! Juga beberapa jenis kura-kura lainnya seperti kura-kura brazil, leher ular, hingga kura-kura batu. Inaaya memang cukup berani dengan kura-kura karena kebetulan papa Inaaya juga memelihara kuta-kura jadi Inaaya cukup lihai dalam hal perawatan dan memandikan si kura-kura ini.




After that, kita diajak untuk mengunjungi kandang kelinci. Kelini yang ada disini benar-benar beragam, namun sayang tempatnya kurang tertata dan sangat bau, jadi saya sendiri pun tidak betah berlama-lama disini. Setelah selesai memberikan makan, kita langsung beranjak ke taman kecil dimana kita diperbolehkan untuk menangkap kelinci-kelinci yang sudah dilepas bebas.
Pada saat mengejar para kelinci, Inaaya terlihat sangat excited, namun belum berhasil menangkap satupun kelinci yang ada karena memang kelinci nya besar-besar sekali.



Terakhir, kita menuju ke kolam yang diisi oleh banyak sekali lobster. Awalnya takut sih untuk masuk karena saya tidak mau sampai tercapit didalam kolam. Namun, pemandu telah memastikan keamanan didalam kolam dan ikut turun untuk memantau aktifitas para lobster sehingga sudah dipastikan bahwa si Kecil akan aman didalam kolam. Pada saat menangkap lobster ini, Inaaya berhasil mendapatkan banyak sekali lobster dan hasil tangkapannya langsung saya pesan untuk dibawa pulang dan segera dimakan sekeluarga. Yummy!


Menangkap lobster

Place: BFC Mini Farm
Operating Hours: 10.00-17.00 WIB
Ticket Price: Rp 60.000 (Free for children under 2 years)


Wednesday, April 15, 2015

THE DARING DANGLERS MOBILE

Semenjak ikutan workshop screen printing kemarin, sepertinya sebagian dari diri saya yang selalu bahagia kalau harus bikin prakarya-prakarya jaman SD sudah mulai hidup lagi *ulala*. Bahagia banget rasanya bisa melihat sesuatu yang dibuat oleh tangan sendiri. Tiba-tiba juga saya jadi terinspirasi untuk memperkenalkan Inaaya dengan berbagai aktifitas yang bisa dibuat sendiri dirumah. Awalnya ragu sih, karena awalnya pernah sharing ke beberapa teman untuk iseng-iseng bikin kerajinan tangan hasil lirikan ke Pinterest tapi banyak yang kurang tertarik, dan juga dulu merasa kalau Inaaya terlalu kecil untuk mulai bikin kerajinan tangan sendiri. Nah, sepulangnya dari workshop kemarin, aku coba mencari perintilan yang ada di ruang kantor alias pojok craft yang di post sebelumnya pernah aku mention. Dari hasil pencarian ketemu lah beberapa manik-manik mutiara, benang senar, benang rajut, dsb dan langsung aku ajak Inaaya untuk membuat gelang dan kalung mutiara bikinan kita berdua. Alhamdulilah, untuk pertama kalinya aku bisa bikin Inaaya yang mudah sekali bosan untuk fokus di satu aktifitas selama kurang lebih 1 jam. Senang, bahagia, campur aduk perasaannya, dan sekarang aku jadi bener-bener niat untuk sering bikin kerajinan tangan dirumah.

Siang ini, akhirnya timbul niat untuk mencoba lagi bikin aktifitas buat Inaaya. Sempat bingung berhubung banyak perintilan yang sudah habis dan tinta printer juga habis, tapi tiba-tiba ingat kemarin sempet beli buku printables di Aksara, dan jadiah aktifitas super simple tapi lucu ini. Aktifitas yang ada di buku berjudul Little Paper Planes ini disebut dengan The Daring Danglers Mobile, illustrasi oleh Julia Rothman from Brooklyn, New York.


Notes:
1) Scissors: Usahakan gunting yang dipakai aman buat si Kecil ya apalagi kalau si Kecil sudah bisa memakai gunting. Berhubung gunting Inaaya patah, dan hanya saya yang terlibat dalam proses gunting-menggunting, jadilah pakai gunting dapur T_T
2) Yarn: Benang yang dipakai bisa apa saja; benang rajut, benang jahit, dsb.
3) Chopsticks: Kreasikan penggantung kalian dengan sumpit, ranting pohon, kayu, dsb.
4) Printables Stuff: Buku ini tidak perlu menjadi acuan untuk membuat mobile, kalian bisa berkreasi dengan mencari free printables di internet.

Kira-kira beginilah hasilnya tadi, tapi menurut aku kalau membuat mobile dari kertas seperti ini bisa jauh lebih rapi kalau di laminating. Next time sepertinya mau buat speerti ini lagi dengan versi laminating nya. Hari ini saya senang sekali bisa mengajak Inaaya ikut terlibat dalam pembuatan mobile ini, mulai dari memilih warna benang, sampai memasukkan benang ke dalam lubang-lubang di kertas dan berakhir dengan melihat Inaaya lari-lari bawa mobile ini dibalkon dan langsung dia gantung diatas dinding kamarnya.

The Daring Danglers Mobile

Semoga post ini bisa menginspirasi, dan sepertinya harus sering update another fun activities for kids di blog ini. Enjoy!

Tuesday, April 14, 2015

SCREEN PRINTING

Weekend kemarin, saya lagi punya banyak waktu luang setelah seminggu super sibuk mengurus urusan rumah dan pekerjaan. Jadi pada hari Minggu, saya iseng mengikuti salah satu workshop screen printing yang diadakan di Club Kembang, Kemang. Acara ini diadakan oleh Wewo Craft yang secara tidak sengaja saya lihat di Instagram. Turns out kalau workshop craft seperti ini ternyata seru banget, alias nagih! Kayanya soon bakal sering ikutan workshop craft seperti ini, dan berkat keseruan screen printing kemarin, sepertinya dirumah bakal segera kubikin pojok screen printing! *yeay* Memang sih ada pojok craft yang kubuat sendiri dirumah tapi bener-bener sesek dan padat dan karena ketumpuk dengan perintilan pekerjaan lain, jadi entahlah apakah meja screen printing, rakel, dan alat alat lainnya bakal cukup atau nggak disana *wondering* Bener-bener soon harus punya craft room sendiri, jadi mesin jahit, benang-benang, tali, pita, acrylic bisa tersusun rapi semua. Bener-bener gerah liatnya *huaaa*

Ini beberapa foto yang kuambil dari keseruan kelas screen printing kemarin. Proses pengajarannya dimulai dari basic banget, mulai dari perkenalan alat dan jenis-jenis cat nya. Pengajarnya juga seru, dan asiknya lagi berhasil dapet temen-temen baru di kelas itu.

Patterns everywhere!

 Bremol, Viscol. Semua ini merupakan bahan yang diperlukan untuk screen printing.


  My very first attempt on screen.

 Proses pengeringan sebelum menurunkan cat


 Fun part; menurunkan cat!


Tadaaaaa!

Ternyata screen printing itu seru banget, meskipun memakan waktu yang sangat lama kurang lebih 4 jam karena memang banyak menunggu di setiap prosesnya. Di zaman modern ini mungkin banyak cara yang lebih praktis, seperti tinggal memncet tombol on dan menunggu proses print di mesin canggih yang paling tidak hanya memakan waktu 10 menit. Tapi justru saya lebih suka cara tradisional seperti ini, bener-bener menyenangkan. Kita dituntut untuk memiliki tingkat ketelitian dan kesabaran yang tinggi memang untuk proses seperti ini, alhamdulilah keseruan sambil berbincang-bincang dengan teman sesama pecinta craft berhasil membuat waktu yang digunakan untuk proses screen printing disana terasa cepat. Of course, bakal sering mengisi waktu weekend untuk ikut another crafting class. See you on the next post!

Saturday, April 11, 2015

Recipes - Duo Berry Smoothies

It can be a real challenge to get kids to eat their fruits and veggies. Awalnya, Inaaya termasuk anak yang picky eaters, bener-bener susah makan dan sedikit banget makannya. Alhamdulilah, setelah masuk umur 2 tahun, nafsu dan pola makannya jadi jauh lebih baik dari sebelumnya. Makannya sekarang bisa 4x dalam sehari dalam porsi cukup banyak, tapi hanya dengan makanan tertentu yang dia suka sih (Jadi sebenernya masih milih-milih juga :p) *lelah*. Nah, satu hal yang paling bikin pusing adalah Inaaya susah sekali untuk diajak makan sayur. Untuk buah, masih gampang untuk dikasih ke Inaaya baik itu dalam bentuk potongan ataupun di jus tapi itupun bener-bener milih jadi aku susah untuk berkreasi sama jenis buah-buahan yang bisa masuk ke tubuhnya. Padahal buah dan sayur-sayuran saat ini penting banget buat masa pertumbuhan Inaaya.

Salah satu jurus sukses yang selalu aku gunakan supaya Inaaya tetap mengkonsumsi buah dan sayur secara variatif yaitu dengan membuatkan Inaaya segelas smoothies setiap harinya. Smoothies are terrific snacks for kids - full of vitamins and nutrients, but colourful and flavourful, too. Yummy!
Kali ini aku mau share salah satu resep Smoothies favorit keluargaku dirumah, i call it "Duo Berry Smoothies"


Ingredients
1/2 cup of blueberries
1/2 cup of strawberry
1 cup of fresh milk (Kalau untuk aku dan suamiku biasanya diganti dengan almond milk atau skimmed milk)
1 frozen ripe banana
1 tbsp of pure vanilla extract
1 tbsp of natural sweeteners (You can add honey, agave nectar, or dates)
1 tbsp of superfood (Kamu bisa tambahin beberapa jenis superfood seperti Oatmeal, Nuts, Flaxseed, Chiaseed, etc, tapi harus yang bener-bener bisa dikonsumsi sesuai dengan umur si Kecil ya)

Directions
Combine all ingredients together in a blender and puree until smooth. Served 2-3 person.



By simply making it into a smoothie, aku berhasil memberikan buah-buahan super yang selalu ditolak oleh Inaaya, Strawberry and Bluberry. Funny how that works. Funny, but genius, because I have been serving her smoothies that were healthy without her even knowing it.

Main Ingredients

Inaaya enjoying her smoothies 

Untuk saat ini, aku post smoothies dengan kandungan buah-buahan dulu ya. Next nya, aku mau share another recipes yang kandungannya ada sayurannya juga. Semoga post ini bisa menginspirasi kalian ya! Have a lovely weekend :)


Sunday, April 5, 2015

#HematSejam with FoodPanda

There was a day, I was really tired and just want to sleep all day. Apalagi belakangan cuaca lagi sangat mendukung untuk mengosongkan jadwal pekerjaan dan istirahat dirumah. Kalau udah begini, males banget rasanya buat siapin makanan untuk keluarga. Kalau memang lagi capek banget, biasa aku memang take away tapi hanya beberapa makanan tertentu lho, bukan junk food. Memang sih ada mall yang jaraknya dekat banget dari rumah kita, dan untuk kesana saya hanya perlu waktu less than 5 minutes, TAPI kalau dipikir-pikir parkir disana itu susahnya minta ampun karena mall ini selalu rame, even on weekdays, belum lagi kalau saya harus menunggu makanan nya di sana, ditambah lagi waktu untuk perjalanan pulang, ya berarti saya perlu waktu sekitar satu jam hanya untuk pergi beli makanan *heartbreaking*. Time is money, remember? Sebagai seorang ibu, menghemat waktu menjadi efisien itu penting banget, 1 jam yang terbuang cuma untuk take-away makanan tadi bisa aku pakai untuk melakukan pekerjaan rumah tangga yang lain. Jadi sepertinya delivery order merupakan cara yang paling tepat untuk keluarga di saat saya lagi mau bermalas-malasan diatas kasur *haaah*

Bicara soal delivery order, ada yang pernah dengar tentang foodpanda? foodpanda merupakan situs yang menyediakan jasa pesan antar makanan untuk para konsumen di Indonesia. Saat ini mereka sedang mengadakan campaign #HematSejam yang menurut saya cocok sekali dengan permasalahan time-management yang saya simpulkan diatas tadi.


Nah, pas banget hari ini hujan deras dan saya lagi asik santai bersama Papa dan Naaya yang lagi kelaperan. Saya langsung coba untuk download salah satu aplikasi mereka di iTunes, dan setelah dibuka ternyata salah satu restaurant healthy food kesukaan saya termasuk di dalam list ratusan restaurant yang telah bekerjasama dengan Food Panda *terharu*. Kebetulan lokasinya cukup jauh dari rumah, jadi suka males untuk take-away kesana karena benar-benar membuang waktu banget. Penggunaan aplikasi Food Panda ini sangat simple, tinggal masukin daerah tempat kita tinggal, pilih restaurant, lalu order dan bisa langsung Cash on Delivery.


Proses order nya cepat, simple, pokoknya ga ribet. And i have a tasty yet healthy food delivered straight to my doorstep while I can save my quality time on Sunday #HematSejam with Papa and Naaya :)


Buat kamu yang mau mendapatkan diskon khusus dari foodpanda, kamu bisa masukin kode voucher INAPANDA di bagian pembayaran pada saat kamu checkout, dan langsung dapatkan potongan harga sebesar Rp 30.000. Tambah hemat, kan?


Oh iya, kamu juga bisa join #HematSejam competition by foodpanda dan dapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah-hadiah menarik seperti iPhone 6, Tablet SPC, dan voucher sebesar Rp. 500.000 setiap minggunya. Cukup ikuti petunjuk dibawah ini:
1. Like foodpanda Facebook page http://www.facebook.com/FoodpandaIndonesia
2. Share foodpanda’s post
3. Add comment on what will you do with your extra 1 hour by using food panda?
Untuk informasi lebih lanjut, cukup buka link berikut ini ya http://bit.ly/HEMATSEJAM

Ayo #HematSejam bersama dengan foodpanda!

Happy Birthday, Mama Papa!




 Giant Sushi Cake from @KotakuHikari
Thank you aunty Rike, for making such a beautiful birthday cake :)