Wednesday, January 27, 2016

Family Dental Visit



Bulan lalu, saya menyempatkan diri untuk melakukan pemeriksaan rutin gigi 6 bulan sekali untuk keluarga saya. Bukan cuma Inaaya saja, kali ini saya dan suami juga memang berniat untuk melakukan pemeriksaan rutin, apalagi plan akhir tahun saya kemarin salah satu nya adalah melepas kawat gigi yang sudah terpasang selama kurang lebih 6 tahun. Actually, it's not really 6 years karena 2 tahun lalu sudah pernah dilepas dan dipasang lagi.

Kali ini, saya membawa keluarga saya ke salah satu Klinik Gigi di Kemang milik suami teman saya, Mbak Dewi. Klinik ini kebetulan baru saja dibuka, jadi sebelum ramai aku dan keluarga menyempatkan diri untuk segera melakukan pemeriksaan. Nama Klinik ini adalah Smile Concept, letak persisnya yaitu di Wisma Surya Kencana, tepatnya di hook didepan kantor Female Daily. Untuk kedatangan kita kemarin, Inaaya seperti biasa dicek kondisi gigi nya dan diajarkan cara-cara merawat gigi si Kecil. So far, hasil pemeriksaan Inaaya masih sama seperti pemeriksaan gigi pertama Inaaya, giginya bagus dan rapi, tidak ada tanda-tanda caries dini dan tidak ada tanda berlubang. Untuk saya dan suami, karena saya pengguna behel dan akan segera dilepas saya disarankan untuk ikut proses Bleaching, begitu juga dengan suami karena dia juga merupakan pengguna behel 2 tahun lalu. Saya sendiri disarankan untuk memberi jeda 1 minggu sesudah melepas kawat gigi sebelum proses bleaching dilakukan. Jadi check up kali ini lebih concern ke perawatan gigi Inaaya dan saya akan segera share disini mengenai proses bleaching yang dilakukan oleh pihak Smile Concept.

By the way, here’s what you need to know about your kid dentist appointment:

When to go. Most experts recommend that you take your child to his first dentist appointment within about six months of their first tooth’s arrival. Inaaya sendiri pertama kali saya bawa pada saat dia menginjak usia 2 tahun, saat itu giginya sudah hampir penuh. Menurut aku tidak ada kata terlambat kok yang terpenting adalah segera membawa si Kecil semenjak usia dini.

Whom to choose. When it comes to picking a first dentist, biasa si anak dibawa ke dokter gigi yang langganan orangtuanya. Saya sendiri menyarankan untuk membawa si Kecil terlebih dahulu ke dokter gigi yang memang dikhususkan untuk menangani anak. Selain dia lebih mengerti tentang kesehatan mulut anak, biasanya si anak juga akan merasa lebih nyaman.

What will happen. The first appointment mostly will be short and informal. Lebih ke perkenalan antara si Kecil dengan Dokter Gigi. Orangtua akan diminta untuk menggendong si Kecil sewaktu mulutnya diperiksa. Untuk anak yang lebih besar sendiri, mungkin akan dibiarkan masuk ke dalam dan orangtua menunggu diluar. Dokter akan memeriksa seluruh bagian mulut si Kecil dan membersihkan  gigi si Kecil dengan pasta gigi anak (kecuali anak histeris, biasa nya dokter hanya akan memeriksa mulutnya saja). Selain itu, Dokter Gigi akan mengajarkan cara-cara untuk menjaga kebersihan mulut si Kecil, disini juga para orangtua dapat bertamya seputar pertumbuhan gigi, makanan yang harus dihindari, kebiasaan buruk yang mempengaruhi pertumbuhan gigi si Kecil seaperti mengempeng atau mengisap jari, dsb. Kalau saya sendiri pada saat pemeriksaan gigi pertama Inaaya, saya sudah membawa list pertanyaan supaya tidak ada yang lupa utuk ditanyakan.

How often to visit. Based on what i read from the experts, ada baiknya membawa si Kecil menemui dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Saya sendiri sudah membawa Inaaya untuk yang kedua kalinya ke dokter gigi.

Jadi kira-kira begitu pengalaman saya membawa keluarga kecil saya untuk periksa gigi. Let me know kalau kalian ada plan untuk periksa gigi bersama si Kecil, Goodluck1

No comments:

Post a Comment