Sunday, July 31, 2016

Pantau Tumbuh Kembang Anak Melalui Smartphone

Aplikasi PRIMA by IDAI

Di zaman modern seperti sekarang ini, entah kenapa saya merasa banyak orangtua (termasuk saya) yang kadang sering kesulitan memantau tumbuh kembang anak. Kenapa? Salah satu cara yang paling mudah agar kita bisa selalu mengikuti tumbuh kembang anak adalah dengan berkunjung ke dokter atau posyandu maka dengan begitu segala informasi mengenai tumbuh kembang anak dengan cepat bisa kita dapatkan dan kita tinjau. Namun saya yakin ada saatnya dimana jadwal kita ke dokter/posyandu terlewat karena beberapa alasan. Lalu bagaimana kita bisa terus memantau tumbuh kembang anak dengan mudah tanpa perlu khawatir ataupun was-was?

Pada hari Sabtu, 23 Juli 2016  lalu saya menghadiri Seminar Media dan Bloggers “Bincang Santai 1000 HPK Optimal, Masa Depan Anak Indonesia Cemerlang“ di Gedung Pusat Kesehatan Ibu Anak Kiara, RS. Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Pada seminar yang diadakan bertepatan dengan Hari Anak Nasional ini, IDAI sekaligus melakukan peluncuran sebuah aplikasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yaitu PRIMA. Aplikasi PRIMA ini sendiri merupakan kepanjangan dari Program Ikatan Dokter Anak Indonesia untuk Membangun Anak Indonesia.

Sebelum lanjut cerita soal Aplikasi yang diluncurkan IDAI, aku akan cerita dulu mengenai acara Bincang Santai ini. Untungnya saya saat itu sedang menginap dirumah ibu saya yang tidak jauh dari RSCM, jadi saya kebetulan bisa hadir pagi-pagi sekali, kalau tidak wah jauh sekali jarak rumah saya ke RSCM :p And one more important thing for me is, meskipun acaranya tidak sesuai dengan yang dijadwalkan, namun acaranya berbobot dan alhamdulilah bisa dapat informasi yang sangat banyak dari para dokter disana jadi sama sekali tidak menyesal deh hadir di bincang santai ini. 

Acara pagi itu dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan juga Hymne IDAI lalu setelah pembukaan acara selesai, seminar akhirnya dimulai dengan sambutan dari Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) DR. Dr. Aman Pulungan, Sp.A (K) dan beliau langsung memberikan presentasi dan menekankan mengenai pentingnya tumbuh kembang anak terutama dalam 1000 hari pertama kehidupannya atau 270 hari (9 bulan dalam kandungan ibu) sampai anak usia 2 tahun (730 hari atau 24 bulan), dimana pada saat ini otak janin/anak sedang bertumbuh dan berkembang dengan pesatnya. Beberapa saat lalu saya sempat kok membahas mengenai Anak Sehat, Tinggi, dan Cerdas dan penjelasan mengenai masa 1000 hari pertama si kecil dengan cukup jelas, monggo boleh dibaca kalau belum jelas :D


Nah, ada satu hal yang saya suka dari penjelasan Dr. Aman, beliau yakin bahwa selain media, Social Media dan para Bloggers memiliki peran yang sangat besar untuk menyebarkan pengetahuan yang bermanfaat kepada masyarakat, terutama untuk perkembangan dan kesehatan anak.
Pada presentasi ini saya merasa cukup takjub dengan beberapa data-data yang ditunjukkan oleh Dr Aman seperti banyaknya kasus stunting (anak pendek) atau kasus anak dengan gizi buruk. Hal tersebut menurut saya bisa saja kita hindari jika orangtua terus mencari tahu tentang pentingnya 1000 hari pertama kehidupan anak. Apa saja hal yang harus dilakukan untuk memantau pertumbuhan anak? Cukup mudah kok menurut saya;
  1. Pantau terus pertumbuhan anak dengan mengukur tinggi, berat badan, dan lingkar kepala.
  2. Perhatikan nutrisi yang masuk ke anak. Sejak pembuahan dalam kandungan ibu sampai anak usia 2 tahun otak sangat rentan terhadap kualitas dan kuantitas nutrisi yang diterimanya dan berdampak pada kognitif/kecerdasan dikemudian hari. ASI, diberikan minimal sampai usia 6 bulan dan dilanjutkan sampai 2 tahun, umur 6 bulan sampai 1 tahun anak diberikan ASI dan MP-ASI, diatas 1 tahun anak sudah mulai diberikan makanan keluarga.
  3. Berikan imunisasi kepada anak tepat waktu.
  4. Perhatikan kebutuhan tidurnya
  5. Stimulasi anak sesuai dengan tahapan usia.
  6. Berikan anak waktu bermain. Bermain adalah ciri khas seorang anak dan didalam bermain anak akan mempelajari begitu banyak hal.
  7. Langsung diskusikan dengan dokter jika ada hal-hal yang dirasa memerlukan perhatian khusus.
Jika seluruh fondasi tersebut terpenuhi dengan baik, saya yakin banyak anak Indonesia yang akan tumbuh sehat. Lanjut ke topik pembahasan bersama Dr. Aman, ada satu hal lagi yang cukup membuat saya bingung adalah, kurangnya dokter spesialis anak yang tersedia di Indonesia. Kalian bisa lihat gambar dibawah ini, dimana hanya wilayah DKI Jakarta saja yang mencukupi, malah berlebih.

 Jumlah dokter spesialis anak di Indonesia sangat memprihatinkan.

Di beberapa daerah lainnya, kebutuhan akan dokter spesialis anak masih sangat tinggi namun ketersediaannya sangat terbatas sekali, saya sedih sekali saat melihat data tersebut dan berharap segera ada solusi untuk kurangnya kebutuhan dokter spesialis anak di beberapa wilayah di Indonesia. Dr. Aman juga sempat berpesan bahwa orangtua memiliki potensi besar untuk mendeteksi dini tanda keterlambatan tumbuh kembang anak. Yap, saya setuju sekali.  Pemberian gizi dan stimulasi yang baik itu sangat tergantung pada kemampuan dan pengetahuan orangtua lho, terutama ibu dan BUKAN pilihan anak sehingga para ibu diharapkan sadar akan kebutuhan dan kepentingan si anak.

Setelah cukup serius mendengar presentasi dan fakta-fakta dari Dr. Aman, akhirnya kita masuk ke prosesi peluncuran aplikasi PRIMA yang secara sah dibuka dengan pembunyian bel oleh DR. Dr. Aman Pulungan, Sp.A, Dr Antonius Pudjiadi, Sp.A(K), dan juga Dr. Bernie, Sp.A(K), MPH. Resmi sudah aplikasi digital pertama resmi dari IDAI yang berguna untuk mempermudah pemantauan tumbuh kembang anak. Jadi seperti bentuk medical check up dan dapat mendeteksi keterlambatan tumbuh kembang hanya dalam satu jari, sounds interesting! :D



 (Dari kiri-kanan) Dr. Antonius Pudjiadi, Sp. A (K), Dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A (K) dan DR. Dr. Aman Pulungan Sp. A (K)

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan mencoba Aplikasi Prima bersama Dr. Bernie dan salah satu pengisi acara Chacha yang membawa anaknya, Binar, untuk dilakukan pengukuran (tinggi, berat badan, dan lingkar kepala). Disini kita sempat diajarkan juga cara mengukur anak yang benar, lagi-lagi menambah ilmu pengetahuan :p Setelah adik Binar diukur, Dr. Bernie melakukan uji coba terhadap Aplikasi PRIMA dan memasukkan seluruh data adik Binar di aplikasi tersebut.



Setelah hasil pengukuran dimasukan ke dalam aplikasi PRIMA, aplikasi ini langsung menghitung angka-angka yang dimasukan dan membandingkannya dengan usia Binar. Hasilnya menunjukan bahwa tumbuh kembang Binar adalah Normal. Nah, sekarang saya akan mencoba untuk memasukkan data-data Inaaya.

 Hasil tumbuh kembang Inaaya

Karena semua hasilnya normal, pasti penasaran bagaimana jika di hasilnya ada gejala tidak normal? Well, aplikasi ini akan langsung menganjurkan kita untuk membawa si anak untuk check ke dokter. Dan ternyata aplikasi ini pun terhubung langsung dengan dokter anak di seluruh Indonesia. Jadi, kita akan mendapatkan ID atau nomor anak yang bisa kita langsung konsultasikan ke dokter anak saat kita datang nanti. Yap, dokter juga bisa memantau tumbuh kembang anak dari aplikasi tersebut. Jadi merasa lebih aman ya karena dipantau langsung oleh dokter.

Hasil tumbuh kembang tidak normal. Saya tandai dengan X merah dan Lingkari.

Saat uji coba aplikasi saya jadi berfikir memang teknologi sudah semakin canggih, beruntung juga ibu-ibu zaman sekarang. Beberapa tahun lalu mungkin para ibu yang khawatir sedikit-sedikit harus browsing atau harus telepon kedokter mereka jika ada sesuatu yang tidak beres. Aplikasi ini dibuat untuk anak dari usia 0 hingga 18 tahun. Jadi tidak hanya 1000 hari pertama kok, untuk saya yang anaknya sudah berusia 3,5 tahun pun aplikasi ini masih sangat berguna menurut saya agar saya tetap bisa memantau tumbuh kembang Inaaya. Sekarang saya mau sedikit review mengenai aplikasi nya ya setelah saya gunakan:
What's inside?
Jadwal Imunisasi
Disini kita bisa melihat tabel jadwal imunisasi yang direkomendasikan oleh IDAI dan kita bisa menyimpan data imunisasi anak. Penting buat yang suka kelupaan kaya saya :p

Grafik Pertumbuhan WHO dan CDC
My favorite part, karena saya bisa memantau dengan mudah pertumbahan Inaaya hanya dengan memasukkan data berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala. Data akan ditunjukkan dalam bentuk grafik seperti gambar yang saya ungguh sebelumnya.

Tahap Perkembangan Anak
Disini kita bisa memilih data umur anak dari mulai 0-72 bulan, nanti akan ditampilkan seluruh tahapan dan tanda bahaya perkembangan jika dirasa asa sesuatu yang kurang, kita hanya perlu mengisi kuisioner yang disediakan. Selain itu untuk usia 0-18 bulan akan diberikan contoh-contoh stimulasi perkembangan yang disarankan dari mulai kemampuan gerak kasar sampai gerak halus. lengkap! Ga perlu browsing, tinggal buka aplikasi :p

Kuesioner Kunjungan Dokter
Nah! Di bagian ini kita bisa mengisi kuisioner sebelum kunjungan dokter dan saat berkunjung ke dokter. Nanti akan dibagi lagi apakah kunjungan tersebut untuk anak yang sedang sehat atau anak yang sedang sakit. Sangat membantu untuk ptoses kelancaran pemeriksaan si anak nantinya.

Materi Edukasi Orangtua. Fitur yang satu ini saya rasa sangat helpful, karena orangtua tidak perlu browsing sana-sini untuk mencari tahu informasi tentang anak. Disini tersedia berbagai informasi dari mulai membuat anak aktif, bentuk dukungan dari keluarga, keamanan anak, dsb. All of the informations, just in one click!

Skrining
Di fitur ini kita bisa melakukan skrining medis sesuai tahapan umur anak dan juga dapat mengisi Kuisioner Pra Skrining Perkembangan. Sangat membantu untuk kita waspada sehingga dapat mendeteksi sejak dini jika ada kelainan pada tumbuh anak.

What's Missing?
Nothing is perfect, remember? Meskipun memiliki banyak kelebihan, aplikasi ini masih memiliki beberapa kekurangan menurut saya karena memang masih dikembangkan. Boleh dong ya saya sedikit memberikan kritik dan saran terhadap aplikasi ini:
  1. Saya cukup bingung di bagian kuisioner PRIMA yang keseluruhannya menggunakan format PDF, karena tidak bisa diisi melalui aplikasi jadi kesimpulannya saya harus menggunakan aplikasi lain yang dikhususkan untuk mengisi file PDF lalu baru bisa kita email. It would be so great kalau seandainya kuisioner tersebut bisa langsung diisi di aplikasi seperti pada fitur Tahap Perkembangan Anak, bukan melalui PDF yang harus diisi secara manual.
  2. Belum ada kolom untuk nama anak, mungkin untuk yang anaknya lebih dari 1 hal ini bisa sangat memudahkan karena data nama anak disimpan dan setiap kali orangtua ingin mengecek hanya perlu klik nama si anak tanpa harus memasukkan data satu persatu setiap kali login.
  3. Pada fitur saran dan pertanyaan, sebaiknya orangtua bisa langsung mengirim e-mail ke server tanpa harus quit aplikasi dan mengirim e-mail secara manual.
  4. Data Imunisasi yang sudah dilakukan belum bisa diisi, padahal ini salah satu poin penting yang dicari orangtua agar tidak tertukar dan kebingungan di imunisasi visit mereka selajutnya.
  5. Saya berharap ada fitur dimana kita bisa mengecek anak sakit yang darurat ataukan tidak darurat melalui aplikasi hanya dengan mengisi beberapa data. Misalkan jika anak demam. "Apakah badan anak anda panas?" "Berapa suhu panas pada badan anak?" "Apakah diikuti dengan kejang/muntah?" dsb. Lalu hasil dari kuisioner sederhana tersebut kita bisa langsung mendapat arahan untuk segera konsultasi dokter atau hanya perlu tindakan istirahan dirumah. Karena sesungguhnya masih banyak ibu-ibu yang suka panik dan bergegas membawa anak ke dokter, padahal sampai disana menurut dokter hal tersebut lumrah. Bener kan? Saya dulu begitu juga soalnya :p
  6. Saya masih belum paham bagaimana cara mendapatkan ID/Nomor Anak dari aplikasi ini yang bisa dikonsultasikan ke dokter anak saat kunjungan.
Oh iya, buat yang penasaran untuk mencoba aplikasi ini, bisa coba untuk download aplikasi ini di Android ya karena belum tersedia untuk iOS. Karena saat ini mereka sedang dalam pengembangan, aplikasi ini dipastikan akan segera hadir di iOS. Berikut langkah-langkah untuk instalasi Aplikasi PRIMA:
  • Akses 'Play Store' pada perangkat android
  • Ketik 'PRIMA' di kolom pencarian
  • Pilih ikon aplikasi PRIMA dengan Logo Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
  • Klik tombol 'INSTALL' dan tunggu hingga proses instalasi selesai
  • Aplikasi PRIMA siap digunakan
 Aplikasi PRIMA (Program Dokter Anak Indonesia untuk Membangun Anak Indonesia)
So far, i really like the idea of PRIMA. Aplikasi ini sangat membantu para orangtua dalam memantau tumbuh kembang anak, simple karena orangtua tidak perlu banyak mengutak atik dengan googling dulu atau mencari artikel yang tepat dulu, selain itu jika ada kekhawatiran mereka bisa langungsaya yakin seiring berjalannya waktu dan tahap pegembangan aplikasi ini, PRIMA akan semakin baik dan menjadi salah satu aplikasi yang sangat dibutuhkan orangtua :) Kalau moms sudah download aplikasinya dan ada beberapa pertanyaan atau sekedar mau sharing mengenai fitur kesukaannya, boleh loh leave a comment below and i'll be happy to share!

Thank you for reading, and have a nice day! :D


No comments:

Post a Comment