Tuesday, September 27, 2016

Hello, Baby No.2!



Ah, yes i finally tell you guys the 'secret'. Saya post ini bersamaan dengan posting Pregnancy Announcement di Instagram @inaayaarcilla dan juga @cindycharlota. Dari kemarin sih udah gatel mau post tapi kalau kata orang jaman dulu, aman nya 3 bulan kalau mau memberitahu kerabat soal kehamilan :p Buat yang kepo-kepo, you can read more about my amazing pregnancy journey in here. Inshaallah akan sering update soal kehamilan saya disini karena dulu waktu hamil Naaya ga bisa sharing-sharing karena ga punya blog, padahal moment terbaik saya itu rasanya waktu hamil Naaya :D


Mungkin sebagian teman dekat saya sudah mengetahui soal kehamilan ini, but i keep it close for public consumption until my baby is really safe. Some of my closest friend and family might know the story, so that's why i keep it as a secret for a while. Karena sudah terlewat 1 trimester dalam hal sharing mengenai perjalanan kehamilan saya, disini aku akan update week per week perjalanan kehamilan trimester satu saya. Hope you enjoy reading it!

Week 4
02 Agustus 2016, pertama kali saya bangun entah kenapa perut terasa agak kram dan asam lambung naik tinggi. Bingung juga kenapa brlakangan asam lambung naik terus, mau ke buat appointment dokter lagi tapi entah kenapa males banget hari itu. Jadilah saya coba ambil stock testpack dirumah dan cek siapatau saya hamil. Well pagi itu ternyata hasil TP saya positif dan langsung semangat kasihtau suami diperjalanan antar anak sekolah :D Suami ga terlalu kaget karena katanya sudah feeling, alhamdulilah jadi senyum-senyum sendiri dijalan dan langsung berfikir untuk buat appointment besoknya di dekat rumah.

Ternyata sore harinya perut saya kram sekali ga karuan, begitu saya ke kamar mandi ternyata ada flek cukup banyak. Langsung saya yang sedang di jalan untuk meeting melipir ke klinik ibu dan anak yang ga jauh dari tempat kami berada, si obgyn langsung meresepkan penguat janin, Ultrageston, dan disuruh untuk kontrol lagi minggu depan dengan anjuran bedrest selama 2 minggu sampai bertemu si bu obgyn. Meskipun agak panik tadi tapi untung suami cukup bisa menenangkan.



Week 5
Minggu ke 5 saya merasa fleknya sudah makin banyak, dan tiba tiba ada darah segar. Meskipun tidak terlalu banyak saya cukup panik juga tapi saat itu dokter saya mengantri cukup panjang. Saya masih memilih dokter kemarin yang menangani saya saat flek karena belum browsing-browsing mengenai dokter kandungan di daerah rumah baru saya. Mau kontrol didokter Inaaya dulu sayangnya jauh banget dari rumah, rasanya ga sanggup harus macet-macetan kesana. Akhirnya memutuskan untuk bedrest lagi tanpa aktifitas apapun (karena kemarin masih merasa fit colongan aktifitas sedikit-sedikit :p) dan coba untuk menghubungi dokter via telfon saja. So far hanya mual, enek, dan sepertinya efek dari si ultrageston karena saya selalu mual sehabis minum obat itu. Well, i also got breast tenderness and fatigue at this point.

Week 6
Saatnya ketemu obygn lagi,masih dengan obgyn yang sama, kali ini dengan laporan kalau saya masih flek juga dan masi ada darah segar meskipun darah nya sedikit sekali. Dokter nya entah kenapa mukanya terlihat panik karena saya flek 2 minggu ga selesai-selesai, saya jadi ikutan panik karena suami saat itu diluar ruangan gara-gara kakak Naaya tidak mau masuk. Begitu di usg, alhamdulilah si janin sudah berkembang, dari 1,25 cm sudah menjadi 2,89 cm dan hari ini kita melihat denyutan SI janin, WOOOW. Dokternya terlihat happy, saya lebih-lebih lagi karena setidaknya dengan flek ini si janin masih bertahan. Saya masih diresepkan ultrageston untuk penggunaan sebulan lagi, kali ini ditambah dengan Kalnex untuk anti pendarahannya dan masih diharuskan bedrest sampai flek benar-benar hilang. Duh, mama mulai bosan bedrest terus karena waktu Naaya saya tergolong hamil kebo, banyak beraktifitas tidak terasa seperti orang hamil :p

Minggu ini saya masih sibuk browsing tentang obgyn yang oke didaerah rumah saya. Masih belum ketemu juga, beberapa sedang cuti study alhasil belum dapat titik terang.

My feeling:
  • Super moody
  • Always getting up in the middle of the night to pee
  • Food craving is getting stronger! Nulis ini aja kepingin sapi balado T_T
Week 7
Minggu ini semakin berat, i don't know why. Mual nya semakin menjadi, saya semakin sensitif terhadap beberapa bau bumbu dan jadi tidak bisa memasak dirumah. Nausea, hang in there! So far, suami berhasil menjadi superhero dengan anter anak sekolah, ke pasar, jemput anak, lanjut masak untuk makanan dirumah :D

Flek sendiri sudah benar-benar hilang di minggu ini, sepertinya saya benar-benar cukup banyak beritirahat. Tidak banyak job/event yang saya hadiri semenjak dinyatakan harus full bedrest. Hanya saja tiap beraktifitas sederhana seperti menyetir atau naik turun tangga saya masih gampang pusing. And, i cried... a lot. O M G, HORMONES.

Week 8 & Week 9
Kena batuk pilek akibat ketularan anak sendiri yang bawa virus dari sekolah. Langsung dijejelin obat batuk cap ibu anak dulu untuk sementara sampai baikan karena jadwal check up masih next week dan males mondar-mandir ke obygn kalau ga penting banget hehe. Selain sensitif aroma bumbu dapur, aromatherapy kesukaan saya mulai harus disingkirkan padahal saya suka sekali wanginya, Cinnamon Vanilla. Berhasil muntah begitu aroma ini dinyalain dikamar. Sebel huhuhu.

Week 10
Back check up kembali ke obygn, kali ini check up nya darurat karena seminggu batuk pilek akibat kelularan Naaya kemarin makin perah. Perut selalu kram setiap batuk, super menganggu sampai saya kesulitan beraktifitas. Dapat beberapa obat dan antibiotik juga karena katanya sudah infeksi. Selang waktu 5 hari batuk sudah membaik, no more nangis karena kram perut kalau batuk :D

So far kalau soal makanan masih milih, masih belum sanggup makan ayam dan ikan, pokoknya cuma daging daging daging dan daging. Dompet mulai berasa sih ya tiap hari masak atau beli daging T_T Minggu ini semakin gampang kecapean, biasa dalam satu hari saya bisa datang ke 2-3 event, minggu ini 1 event aja cukup saya berasa baru muterin GBK 20x T__T

Week 11
Minggu ini saya mulai agak sedikit sensitif, sering menangis dan mengeluh ke suami. Untung suami sabar nya bukan main, haha. Di minggu ini juga kram perut sering terasa, naik tangga sebentar sudah langsung ngos-ngosan, rasanya mau tidur di kasur aja sampai bulan depan.

Dan yang paling tidak enak dari mulai akhir minggu ke 10 dan minggu ke 11 ini adalah keinginan untuk pipis yang sangat besar alias besar banget! Tengah malam bisa 3-4x mondar-mandir ke toilet, saya pun kehausan terus jadi tidurnya kurang nyenyak. Annoying nya lagi, tiap batuk atau bersin pipis juga selalu keluar (Haha maaf jorok! But it's real) jadi terpaksa tiap hari harus memakai pembalut kalau tidak bisa banjir celana setiap hari ;D

Week 12
Finally! I just can't wait to share about my pregnancy tapi memang sengaja menunggu sampai 12 weeks :p Di minggu ke 12 saya masuk titik terlemah saya, dimana mual-mual semakin menjadi dan saya sering merasa tidak enak badan sampai kesulitan handling inaaya sendirian, jadi saya sering menitip inaaya ke nenek-neneknya atau ke suami bahkan ke adik saya kalau sedang tidak kerja. 12 weeks is hard, tapi badai pasti segera berlalu :p




Friday, September 23, 2016

Cussons Bintang Kecil Season 5!

Launching Cussons Bintang Kecil Season 5

Minggu lalu, tepatnya tanggal 14 September 2016 saya menghadiri Launching dari Cussons Bintang Kecil Season 5 serta Relaunch dari Cussons Kids di Cinemaxx Junior. I'm sure most of you know about #CBK karena ajang ini merupakan salah satu ajang yang selalu dinantikan oleh orangtua setiap tahunnya yang diadakan oleh Cussons, produk pilihan untuk kategori produk perawatan bayi dan anak. Setelah empat tahun berturut-turut, ajang kompetisi foto dan video bagi bayi, batita, dan anak-anak, ini berhasil mendapatkan perhatian yang luar biasa dari para orangtua akhirnya mereka kembali dengan season ke 5 yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi anak-anak Indonesia untuk menumbuhkan rasa percaya diri mereka.

© Life at Arcilland - Family and Lifestyle Blog