Monday, October 24, 2016

Bali Trip - Day 1

Kuta Beach, Bali

Vitamin sea! Finally! :D
As you guys see on our Instagram account, sudah beberapa hari ini kami sedang berada di Bali. Untuk persiapan nya sendiri juga bukan disiapkan dari jauh-jauh hari, memang dadakan sekali 3 minggu sebelum berangkat saya agak merengek ke suami bilang kalau saya ingin sekali pergi ke pantai. Mungkin efek stress juga pasca awal kehamilan dimana saya sering flek, harus bedrest dan sibuk mengurus anak serta gampang letih. Setelah 'rengekan' saya itu, suami akhirnya setuju untuk beristirahat dari pekerjaan nya sejenak dan membantu mengatur urusan liburan ke Bali. Yeay!


Saya memesan tiket untuk keberangkatan tanggal 17-21 November. Suami sudah memutuskan untuk istirahat sejenak dan saya juga mengurus surat ijin tidak masuk sekolah Inaaya selama 4 hari (Senin-Kamis) serta mengurus surat keterangan ijin untuk terbang dari obygn saya untuk keperluan naik pesawat nantinya. Soal packing, saya hanya membawa 2 koper untuk pergi bertigaan atas rekomendasi dari suami, jadi sedikit mengirit baju supaya tidak repot karena travelling sebelumnya selalu ada anggota keluarga yang ikut jadi bisa dibilang banyak 'bala bantuan' :p

Selain mengurus beberapa tiket dan dokumen lainnya, saya juga mempersiapkan peralatan Inaaya yaitu Stroller. Karena sudah cukup lama sekali Inaaya tidak memakai stroller, saya jadi agak kebingungan harus memakai stroller yang mana karena rata-rata sudah kekecilan (dan saya juga sudah bosan pakainya karena warna yang sudah memudar atau kotor karena tidak pernah dipakai sejak usia 2,5 tahun). Sempat browsing juga mengenai beberapa rekomendasi stroller for travelling dan sesaat langsung jatuh cinta sama review dari Babyzen Yoyo. Saya langsung ingat website salah satu temen saya yang menyewakan peralatan dan mainan anak karena dia pernah menyewakan si Babyzen Yoyo ini, tapi ternyata sudah full booked di tanggal yang saya inginkan. Rasanya jadi kepingin beli tapi saya sendiri juga males untuk beli karena Inaaya sudah sangat besar untuk ditaruh di stroller. Finally, 1 minggu sebelum berangkat aku browsing di Instagram dan ada salah satu penyewaan peralatan anak yang stroller nya cukup lengkap dan ada si Babyzen Yoyo ini di gigel.id. Owner nya baik sekali, saya membayar sewa untuk 1 minggu dan dikasih tambahan sampai 2 minggu hehehe. Lumayan sepulangnya dari Bali masih bisa jalan-jalan pakai stroller ini kalau ke Mall :p #kesempatan

17 0ktober 2016
Saya memilih flight malam pkl 20.00 WIB karena menunggu Inaaya tidur supaya dia tidak terlalu 'bawel' hehe karena kalau siang/sore suka jam-jam nya dia seperti Sugar Rush, mama nya bisa pusing 7 keliling :p Ternyata pesawat nya pakai acara delay 1 jam, kita baru berangkat jam 21.00 WIB dan sampai di Bali kurang lebih jam 12 malam. Dan lebih hebat nya lagi, ternyata Inaaya ga mau tidur sama sekali karena selalu excited setiap kali naik pesawat. Lelah nya bukan main, untung aku sudah book hotel transit yang dekat dari hotel jadi aman bisa langsung ke hotel dan langsung tidur pules sebelum pagi nya beraktifitas. Kenapa hotel transit? Saya sudah memperkirakan hal terburuk seperti delay atau acara kelelahan bawa anak, jadi better stay at transit hotel yang terdekat dari bandara sebelum beraktifitas. Sayang juga kalau hotel mahal-mahal cuma dipakai untuk numpang tidur aja :p #emakemakharusirit. Tapi ternyata dijalan menuju hotel transit perut kita malah keroncongan, akhirnya minta rekomendasi si uber pesanan kita untuk membawa ke tempat makan yang enak dekat hotel. Uber kami merekomendasikan Nasi Pedas Ibu Andika yang buka 24 jam dan cukup terkenal disana, dan jaraknya hanya 5 menit dari hotel. Saya suka ayam suir nya, pas di lidah saya hihi. Untuk ayam dan lain-lainnya sih biasa aja menurut saya, dan padahal saat itu kurang lebih jam 12 malam lewat ternyata warung ini masih penuh pengunjung ya.


18 Oktober 2018
Kita bangun pagi-pagi sekali, efek dibangunin juga sih sama Naaya yang super excited karena pergi holiday juga akhirnya, hehe. Kita breakfast dan langsung menuju ke Pantai Kuta. Sengaja pilih Pantai  mainstream dulu karena mau ajak Inaaya have fun di sana sambil hair braiding, bikin temporary tattoo, sampai main nail-art karena sehabis ini saya mau langsung kearah Nusa Dua sampai waktu pulang ke Jakarta nanti karena memang saya dan suami ingin berlibur ke tempat dimana kami bisa bersantai, yang memiliki private beach serta jauh dari keramaian Bali. Waktu itu di Pantai Kuta, eentah kenapa ombaknya besar sekali, sudah dapat peringatan juga dari pedagang setempat untuk meletakkan barang diatas kursi santai karena ombak dan air yang cukup tinggi. Saya meleng sedikit untuk ambil sunblock dan entah kenapa Naaya langsung lari begitu aja ke arah air dan sedikit tertabrak ombak di muka sampai dia ketakutan sendiri :P Yes, anakku ga terlalu suka kalau mukanya kena air gitu, beda sama anak-anak lain yang happy banget kayanya kalau kecipratan air hahaha, akhirnya Naaya sempet diem aja di kursi santai cuma mau main pasir karena ngambek mukanya ditabrak ombak dan sedikit kebawa arus. Untung posisi saya dekat sekali dengan Inaaya saat itu, fiuh! Oh iya, aku akan share beberapa foto keseruan di hari pertama di Bali ya sebelum lanjut di post-post berikutnya :p



Kami main di Pantai Kuta dari jam 9 pagi sampai jam12, yap saat lagi terik-teriknya efek bawa anak kecil ya harus manut kalau dia mau nyebur jam segitu.... nasib mama papa nya gosong deh. Sekitar jam 12.30 WITA kita menuju ke Nusa Dua melalui tol dan memakan waktu kurang lebih 30 menit. Saat itu kami langsung check ini di Hotel 'beneran' kami hehe, bukan transit lagi, yeay! :P Saya memilih untuk menginap di Grand Mirage Resort & Thalasso Bali berdasarkan hasil browing sana-sini dan review dari TripAdvisor dan beberapa point yang saya butuh ada disini, seperti; Gym (untuk suami), Private Beach, Kids Club, and Family Friendliness. Untuk full review, sehabis post ini akan saya review lengkap soal Grand Mirage Resort ini ya. Siang ke sore kami banyak bersantai di hotel dan private beach mereka, menjelang sunset kami langsung buru-buru ke daerah Jimbaran untuk mengejar sunset sambil menikmati fresh seafood disana.

Grand Mirage Resort & Thalasso Bali

Saya dan keluarga memilih duduk di Warung Made Bagus atas rekomendasi teman, karena sepertinya kalau di Manega sudah terlalu mainstream ya dan ramai sekali. Kita agak kalap juga memesan makanan karena kelaperan belum makan dari terakhir meninggalkan hotel transit tadi pagi dan malah keasikan main di Pantai. Saat itu saya dan keluarga memesan Udang Bakar, Ikan Mahi-Mahi, Lobster dan Kangkung, tidak ketinggalan juga Kelapa Muda. Porsinya juga cukup banyak dan berlebih sampai saya harus bungkus untuk makan lagi di hotel nanti malam. Inaaya terlihat sangat menikmati hidangan ikan nya sampai nambah 2 porsi dan sehabis itu langsung sibuk main pasir lagi.




Fresh Seafood

Sunset at Jimbaran

Night at Jimbaran

Sehabis dari Jimbaran saya mampir ke daerah Legian dulu karena tadi pagi sempat sekilas melihat banyak pernak-pernik Home Decor jadi saya belanja nyicil dulu dari hari pertama biar ga ada yang kelupaan kalau baru belanja di hari terakhir :P Sayang sekali, saya kalau belanja suka kalap... jadi lupa mau ambil foto-foto tempat saya belanja. Saya beli beberapa dream catcher untuk hiasan home office dan kamar Inaaya, selain itu saya dapaat wall art dari mozaik kaca dengan best deal sekitar 45.000 saja dan beberapa pajangan meja berbentuk nanas dan kepala buddha dengan harga 75.000 saja hehe yap, itu hasil tawar menawar sadis saya, mereka buka harganya agak sadis soalnya :p Beberapa nama tempat yang saya ingat kalau gasalah sih Kintamani Art, Art Market, dan selebihnya hanya jualan pinggiran dan saya ga terlalu memperhatikan nama tokonya. Setelah mencicil belanjaan home decor hari ini, kita langsung kembali ke hotel untuk beristirahat karena pasti langsung diteror ke kolam dan pantai sama Naaya, huhu. Cerita hari ini sekian dulu ya, see you on the next post!

No comments:

Post a Comment