Friday, September 22, 2017

Indonesia Merdeka Diare


Bicara soal diare, pernah kah anak-anak moms itu kena diare?
Diare kan salah satu penyakit umum yang selalu dihadapi anak-anak, sehingga sering kali Ibu menganggap permasalahan diare pada anak dapat diatasi sendiri. Untuk sekadar informasi ya moms, berdasarkan data dari Riskesdas 20131 dari 7 anak Indonesia pernah mengalami diare dengan frekuensi 2-6 kali dalam setahun. Melihat angka kejadian ini, aku rasa ada baiknya kita para Ibu untuk mempelajari penanganan diare yang tepat karena jika dibiarkan berkelanjutan ternyata akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak terutama berat badan anak.
Beberapa pekan lalu, aku berkesempatan untuk menjadi salah satu guest speaker di suatu kampanya Indonesia Merdeka Diare dari Nutricia Husada. Kampanye ini menunjukan langkah nyata komitmen perusahaan terhadap nutrisi untuk bangsa agar anak Indonesia dapat menjadi anak generasi maju dan melalui edukasi ini akan membuat banyak ibu yang semakin paham penanganan tepat diare pada anak.  Di talksow tersebut ada speaker lainnya yaitu Dr. Ariani Dewi Widodo. Sp.A sebagai Medical Expert dan Nabhila Chairrunnissa dari Brand Manager Digestive Care Sari Husada. 

Talkshow ini bagus banget untuk diketahui para ibu-ibu jadi aku akan batu rangkumkan soal apa saja yang aku dapat di acara tersebut supaya para ibu bisa lebih waspada dan juga lebih siap menghadapi situasi saat anak diare nanti. Siang itu talkshow dibuka dengan menyenangkan oleh mbak Amy Zein dan diawali dengan sedikit cerita dari saya kepada para tamu undangan mengenai pengalaman saya saat Naaya terkena diare. Yes, Naaya juga pernah diare kok bahkan sampai 2 kali. Yang pertama memang tidak terlalu menegangkan karena hanya berlangsung sekitar 2 hari, namun yang kedua kalinya berlangsung sampai 5 hari sehingga saya segera mencari bantuan tenaga medis. Jujur saya panik saat Naaya terlihat seperti kembung dan mulai tidak mau minum sehingga membawa ke tenaga medis adalah cara yang paling tepat saat itu.


Dari sedikit cerita saya mengenai Diare pada Naaya, Dr. Ariani Dewi Widodo. Sp.A, pun menjelaskan banyak hal mengenai diarePenyebab diare yang paling umum adalah infeksi pada usus yang disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit. Namun, penyebab terbanyak diare pada anak adalah Rotavirus, dimana terjadi kerusakan jonjot usus sehingga produksi beberapa enzim diantaranya enzim laktase berkurang. Enzim laktase sendiri berguna untuk mencerna gula alami (laktosa) yang terdapat pada susu, nah laktosa yang tidak dicerna akhirnya tidak dapat diserap sehingga menyebabkan diare semakin berat, kembung dan tinja berbau asam. Kondisi seperti itulah yang akhirnya menyebabkan si anak diare yang disertai intoleransi laktosa.

“Apabila anak tidak mau makan dan minum, orangtua perlu mengusahakan asupan bernutrisi yang mudah diterima oleh anak. ASI dan cairan rehidrasi oral (oralit) adalah yang utama selain tambahan zinc. Selain itu, asupan nutrisi yang baik dapat mempercepat pemulihan fungsi usus normal, termasuk kemampuan untuk mencerna dan menyerap makanan yang masuk, serta memberikan energi untuk mempercepat proses pemulihan” -DR. Dr. Ariani Dewi Widodo Sp.A(K)-
Ingat ya moms, kepekaan orang tua terhadap keadaan anak saat diare sangat penting, karena saat diare, berat badan anak akan berkurang. Tau lah ya semua ibu-ibu gimana stress nya itu kepala kalau berat badan anak turun, maka dari itu diperlukan asupan nutrisi yang baik saat dan setelah diare, sehingga anak dapat mengejar pertumbuhan fisiknya. Udah susah payah naikin berat badan, kena diare langsung nyusut, huhu.

Setelah sedikit share mengenai Diare dari Dr. Ariani,  Nabhila Chairrunnissa dari Brand Manager Digestive Care Sari Husada menyampaikan bahwa hanya 1 dari 10 ibu merasa yakin telah melakukan penanganan yang tepat saat anak diare. Ya kaya saya tadi, begitu diare sudah mulai menyerang mendadak nilai praktik nya 0 besar padahal banyak sekali tips-trick diluar sana mengenai diare. Nah, kondisi ini yang membuat Nutricia Sarihusada melalui kampanye #IndonesiaMerdekaDiare berkomitmen untuk membantu para ibu di Indonesia untuk lebih aware masalah diare dan mengerti penanganan yang tepat saat diare terjadi pada anak.

Salah satu kegiatan Nutricia Husada dalam gerakan #IndonesiaMerdekaDiare adalah menyebarkan informasi melalui social media seperti Facebook, Youtube, Instagram dan Twitter. Bahkan mereka juga mengeluarkan 4 Mini Series yang bisa ditonton para orangtua di Prof. Nutri Bicara Diare dengan judul: Dampak Diare, Kenali Diare, Jenis Diare dan Hal Penting Hadapi Diare. Salah satu contoh episode pertama mereka bisa kalian tonton dibawah ini:



Lucu ya web-series nya, jadi bikin para ibu gampang untuk menangkap pesan mengenai diare. Jadi melalui Mini Series ini diharapkan nantinya Nutricia Husada dapat menjangkau ribuan ibu. Semoga misi nya dapat terlaksana dengan baik ya, oh iya masih ada beberapa series lagi yang bisa kalian tonton di Facebook Nutrisi Penuh Bangsa. Aku lanjut ya ke beberapa tips-tips yang harus diperhatikan para Ibu jika diare berlangsung agar anak tidak mengalami dehidrasi dan asupan gizi nya tetap tercukupi:







  • Untuk anak yang masih mendapat ASI. Teruskan pemberian ASI karena ASI adalah yang nutrisi yang terbaik untuk si Kecil
  • Cegah dehidrasi dengan larutan oralit.
  • Jika anak ibu memakai sufor, berikan sesuai indikasi dan jangan diencerkan.
  • Bawa ke tenaga medis jika diare sangat sering dengan tinja sangat cair, muntah berulang-ulang, tampak lemas dan tidak mau minum, serta tinja bercampur darah.
  • Jaga kebersihan tubuh dan lingkungan si kecil.
  • Pada beberapa keadaan, nutrisi bebas laktosa diberikan atas rekomendasi dokter.








Harus selalu diingat tips dari Prof. Nutri ya, semoga informasi penting yang aku dapat dari talkshow ini dapat ibu jadikan sebagai pedoman untuk mengatasi diare pada anak dan dapat dijadikan pengingat bagi ibu saat anak mengalami diare. Dengan pengetahuan yang memadai, aku yakin setiap ibu dapat memberikan penanganan yang tepat saat anak menderita diare untuk tetap menjaga tumbuh kembang yang optimal agar nanti nya anak-anak Indonesia dapat menjadi anak generasi maju yang merdeka dari diareTerimakasih Nutricia Husada.



Thank you for reading and have a nice day! :)

No comments:

Post a Comment