Wednesday, September 6, 2017

MPASI #1 - Ready for Solid Food



Di post ini aku akan share beberapa tips-tips yang aku dapat dari DSA dan pedoman yang aku terapkan untuk MPASI Naura. Kalau untuk Resep, Tools, etc pasti akan aku share juga cuma di beberapa post terpisah ya supaya rapi. Jujur di MPASI kali ini aku lebih banyak deh-degan plus bener-bener belajar banyak bahkan dari semenjak hamil mengingat dulu kakaknya super GTM bahkan sampai sekarang. Saya ingat betul menu pertama Naaya yaitu pisang ambon dicampur ASIP yang sukses dilepeh di sendokan pertama, kedua, ketiga, dan akhirnya ga makan haha.
Next day aku coba kasih buah Pepaya tanpa ASIP dan berhasil disembur. Saya mencoba BLW pun berhasil di lempar nan tinggi ke segala arah. Saya biarin dia umprek umprek puree di meja pun boro-boro diemut. Yasudahlah, yang lalu biarlah berlalu haha perasaan dulu sangat membekali diri saat hamil dengan belajar seputar kehamilan dan bayi balita tapi pas praktek malah nol besar. Sekarang saya kembali force diri untuk belajar demi kesuksesan MPASI Naura. Bertekad sepenuh hati supaya ga gagal lagi jadi yang namanya tanya sana-sini, bava forum, baca buku MPASI mendadak jadi makanan sehari-hari.

Berikut ini aku kasih tips yang sudah aku saring dari DSA ku, Buku, Forum, dan Kerabat sekitar yang beberapa bahkan aku modifikasi sendiri menurut keyakinan ku. Jadi alangkah baiknya tips ini dibaca dan juga disesuaikan dengan kondisi sekitar moms ya:

1) Pilih metode yang paling nyaman untuk ibu terapkan dirumah. Aku masih menerapkan metode konvensional Spoon Feeding. Kenapa SF? Aku masih percaya bahwa perut bayi itu terlalu rentan untuk menerima finger food dengan tekstur yang tidak terlalu halus. Namun saya juga tidak menentang konsep BLW mengingat apapun yang dipilih sang ibu untuk anaknya pastilah yang terbaik karena ibu pasti telah mengobservasi bagaimana anaknya ingin menerima makanan.



Nah, nanti nya ada backup plan dengan metode BLW, dimana BLW akan diterapkan jika Naura menunjukkan tanda tanda ingin makan sendiri dan menolak asupan Puree dan akan aku combine dengan SF saat duduknay sudah benar-benar tegak nanti (Menurut aku saat ini Naura duduknya belum terlalu tegak). Sesuai rekomendasi WHO saya juga memilih menu tunggal, yaitu menu yang terdiri hanya satu bahan makanan saja. Dan, diberikan pada bayi ketika berusia 180 hari. Pemberian menu tunggal aku jalankan selama 14 hari atau selama dua minggu. Untuk variasi menu nya nanti aku post di artikel berbeda beserta jadwal makan.

2) Waktu pemberian makan hanya 30 menit. Setelah 30 menit, habis ga habis ya stop makan. Jadi dia tau jendela makan nya saat itu dan bisa disiplin dalam hal makan. Ini salah satu saran dari DSA ku yang juga aku liat banyak yang terapkan di forum-forum ibu dan anak.

3) Saat baby menolak untuk makan, jangan langsung buru-buru dikasih ASI dengan harapan supaya dia kenyang. Kita disini harus mengirimkan pesan ke bayi bahwa saat dia lapar dia harus makan, bukan nenen. Jadi aku sebisa mungkin menahan diri untuk tidak memberi ASI mendekati jam makan si bayi.

Contoh sederhana; Misalkan jadwal sarapan pagi bayi anda jam 7 lalu dia tidak mau makan dan rewel? Alangkah baiknya kita tunggu kurang lebih 1 jam sebelum memutuskan untuk memberikan dia ASI. Ini poin penting ya demi kelancaran makan si bayi jadi harap disiplin dan kalau perlu buang jauh-jauh deh rasa kasihan demi anak sehat NO GTM. (Note: Terkecuali si anak udah makan banyak dan habis terus dia masih mau ASI ya silahkan kasih aja).

4) Jangan dipaksa secara halus atau bahkan diem-diam. Diam-diam disini maksudnya adalah para ibu yang gemes melihat baby nya ga mau makan lalu pas si anak lengah ibu nya diem diem langsung masukin sendok ke mulutnya. Big no no no…. kasian anaknya ntar malah trauma sama sendok makan :D Aku punya beberapa sahabat yang anak nya trauma sama sendok, dan itu ga cuma bikin si anak stress, tapi ibunya juga.

5) Sama dengan prinsip si Kakak, saat MPASI aku tidak pernah mencampurkan ASIP karena menurut aku pribadi anak harus membedakan mana saat dia mengkonsumsi makanan dan mana saat dia mengkonsumsi ASI (Opini pribadi but approved by my DSA)

6) No Gadget or Toys saat makan supaya dia fokus ini aku hasil baca-baca forum sih supaya nanti nya ga GTM pake drama cari cari mainan segala, karena salah satu kegagalan aku saat MPASI Naaya adalah memberikan terlalu banyak mainan dengan  harapan dia mau makan dan alhasil kalau jam makan lupa bawa mainan atau dia bosen sama mainannya, ZONK.

Kira-kira itu saja sih tips yang aku terapkan saat MPASI Naura kali ini. Sekali lagi, moms bisa konsul terlebih dahulu dengan DSA masing-masing dan juga berdasarkan keyakinan moms. Kalau untuk pertanyaan-pertanyaan yang masuk via DM jujur aku belum bisa balesin semua karena banyak banget, makanya aku rangkumin di beberapa artikel blog saja ya supaya semua terjawab. Kalau ada saran lain nya mengenai MPASI, boleh banget ya share di comment!

Thank you for reading and have a nice day! :)

No comments:

Post a Comment