Wednesday, December 6, 2017

Weekly Stories #2 - Birthday Week


As you guys know, Naaya baru saja merayakan ulangtahun nya yang ke 5 kemarin. Yes, time flies. Rasanya baru kemarin saya posting smash cake session dalam rangka ulang tahun pertama nya dia. Sekarang saya sudah dihadapkan dengan kondisi dimana anak saya sudah beranjak besar dan bahkan sudah bisa request perayaan ulangtahun. Yes, i repeat, REQUEST.


Langsung ke inti cerita yang bikin saya gemes setengah mati sama Naaya ya. Jadi hari Senin kemarin, tepat di tanggal 4 Desember Inaaya berulang-tahun yang ke 5. Saya sendiri seperti biasa setiap tahun hanya menyiapkan kue 2-3 tier dengan tema sesuai permintaan nya dan juga sedikit dekorasi di rumah supaya dia happy saat bangun tidur. Tidak ada perayaan besar-besaran, dari awal saya sudah commit untuk merayakan ultah besar-besaran itu hanya saat ulangtahun pertama (Baca: Inaaya Arcilla's Candyland Partyatau nanti mungkin ketika dia sudah SD dimana teman-temannya mulai banyak.

Beberapa hari sebelum ulangtahunnya memang sudah ada beberapa kendala teknis sih, seperti kue yang tiba-tiba H-2 tidak menyanggupi kue nya selesai on time (NOT RECOMMENDED) sampai saya sedang keteteran membuat event perdana di tanggal 10 Desember untuk komunitas yang sedang saya buat sehingga merasa tidak ada waktu dan tenaga untuk dekor yang too much, ditambah perintilan yang sudah disiapin buat dekor sederhana malah hilang saya lupa taruh dimana. Mama Cindy, oh Mama Cindy.....

H-1 barulah mama Cindy kelabakan, karena baru sadar bener-bener ga ada apa-apa. Tower cake princess pesanan Naaya ga ada, dekorasi pun ga ada, aduh... Lalu saya langsung meluncur ke Gandaria City siang hari karena disitu ada satu toko yang kue nya lucu dan ready. Meskipun cuma tinggal 1 design yang ready begitu saya sampai, tapi alhamdulilah setidaknya kue aman dan warnanya juga warna favorit Naaya, Pink. Lanjut saya langsung ke toko party supplies di daerah Antasari dan ternyata... tutup. Aneh nya saya bukannya cek jam operasional nya dulu di Google (padahal biasa selalu cek by google or by phone call) padahal hari itu hari Minggu dan toko itu tutup. Nice.

Terus mendadak saya balik lagi ke Gandaria City untuk ke Paper Clips karena seinget saya disana dia jual paper bunting, foil curtain, dan lain sebagainya. Eh habis aja loh sampe sana, sisa balon sama paper bunting dengan motif yang norak-norak. Akhirnya langsung buka ecommerce yang menyediakan jasa SAME DAY, pokoknya millenial banget lah, haha. Begitu diorder, kayanya saya harus sabar nunggu besok pagi karena ga dapat telfon konfirmasi apa-apa. Lalu saya leave a note buat sellernya kirim kerumah saya pagi-pagi sekali jadi saya sempet beberes tuh.

5 Desember 2017, di pagi hari kakak Naaya bangun langsung diucapin mama, papa, mbak dan neneknya. Pagi-pagi juga udah heboh minta kue nya dikeluarin, dan langsung saya pajang sebentar di meja makan karena dia harus berangkat sekolah. Pertanyaan pertama pagi itu adalah, "kok kue nya bukan disney princesses?" Well, i kinda explain a bit tentang insiden kue yang tidak selesai tepat waktu (i was wondering how can a 5 year old girl can make an arguments, doh)

Dalam perjalanan menuju sekolah, sepertinya ini moment paling mengharukan dan bikin saya bingung setengah mati. She's not smiling at all dan ke lalu ketika ditanya kenapa, jawabannya sederhana; "Mama, temen-temenku nanti kerumah ga tiup lilin?" KYAA. Shock, kirain nih anak ga mau ada temen-temennya, saya pun diem saja lalu mencoba menjawab dengan tenang. Kira-kira beginilah percakapan pagi kemarin:

NAYA : "Mama, temen-temenku nanti kerumah ga tiup lilin?"
MAM : "Hmm, sepertinya nggak nak... mama ga ajak temen Naaya kerumah sih."
*Naaya suddenly cry*
MAM : "Oh Naaya mau temen-temennya bareng Naaya tiup lilin?"
NAY : "Iya mama, aku mau ada A, B, C, and the bla bla bla" (disebutlah semua temen deket sampai nama-nama satu kelasnya semua)

OMG. Langsung puter otak, kayanya mustahil mendadak manggil 20 anak bocah kerumah tanpa persiapan (5 sahabat dekat dan 15 anak kelas). Aduh mana rumah belum disiapin apa-apa cuma ada nasi kuning. Belum lagi males beberes harus geser-geser sofa, langsung deh keluarga came up with an idea hanya 5 sahabatnya yang diajak, dan pilih cafe terdekat dari rumah yang dekornya udah lucu jadi mama cindy ga usah pake rempon tinggal dateng duduk dan tiup lilin, hahaha. Untung pas ada kafe baru yang dekornya gemes banget deket rumah.


Bukain kado satu-satu :p


Surprisingly, all of her bestfriends can make it. And she's beyond happy, dari mulai tiup lilin, potong kue, sampai pakai ritual buka-bukain kado segala depan temen-temennya. Lesson learned, mulai tahun depan ga boleh lupa ajak temen-temennya tiup lilin biar ga diamuk anak bocah, haha. Thanks for coming ya semua meskipun diundangnya H-3 jam :p






Oh iya, terimakasih juga buat aunty-uncle, followers setia semuaaaa untuk ucapannya baik melalui comment, DM, sampai e-mail. I'll make sure i read' em all to Naaya meskipun dicicil yaaa :* Thank you for reading and have a nice day!


Extra buat yang nanya Naura dimana, doi lagi asik makan di ayunan kain terus ketiduran jadi ga ikut foto :D

Post a Comment

OLD
© Life at Arcilland - Family and Lifestyle Blog