Wednesday, November 27, 2019

Perth Family Itinerary 5D 4N +Toddler!


Yeay, akhirnya goal tahun ini untuk liburan sekeluarga minimal 2x tercapai sudah! Tahun ini berarti kami sudah eksplorasi ke Singapore untuk short getaway, Road Trip ke Yogyakarta, dan menjelang akhir tahun ini kami tutup dengan pergi ke Benua Australia tepatnya ke Perth.


Why choose Perth?

Mungkin alasan utama nya waktu itu adalah saya ingin sekali mengunjungi benua Australia karena saya belum pernah menginjakkan kaki disana. Setelah mantap memilih benua Australia untuk destinasi liburan, saya pun mulai menimbang kota mana yang akan kami kunjungi, dan saya rasa kota dengan populasi yang sedikit akan lebih memudahkan saya untuk eksplorasi bersama si Kecil.

Perth may be the most isolated city in the world, but with that isolation saya bisa membayangkan jalanan yang kosong, parkir yang mudah, penduduk lokal yang ramah dan juga ketenangan saat membawa 2 anak kecil, tanpa harus menghabiskan energi banyak seperti saat saya sedang di kota besar. Jika kota seperti Perth tidak pernah ada di list holiday kalian as a family, i'm sure y'all going to consider it after reading this post.

Saya mendadak pesan tiket di bulan Juli 2019 namun sebelumnya saya sempat memilah terlebih dahulu sih tanggal sekolah yang paling santai untuk Naaya ijin, yang pasti tidak ada ujian maupun kegiatan penting lainnya. Saya tidak pernah memilih tanggal liburan saat adanya libur nasional besar seperti Natal, Tahun Baru, Libur Sekolah, duh big no deh. Mau liburan tapi harus dealing sama high season dimana orang-orang membludak, harga tempat wisata jadi lebih mahal, semua serba antri pula, terimakasih deh. Jadi sebelum high season ini lah waktu yang tepat buat saya sekeluarga jalan-jalan, hihi.

Akhirnya terpilih tanggal 30 Oktober - 05 November dimana kakak hanya perlu ijin selama 5 hari dan tanpa menganggu kegiatan sekolah. Kakak sudah selesai ujian saat itu dan field trip sekolah juga sudah selesai. Suami pun langsung saya informasikan tanggal tersebut untuk pengajuan cuti kantor selama 5 hari. Saya langsung booking tiket di travel langganan saya dan juga mengurus urusan pervisa-an. Untuk pengalaman membuat Visa Australia akan saya buat di post terpisah ya.

It took me a few weeks untuk menyusun itinerary selama di Perth dan memilih akomodasi yang tepat. Untuk akomodasi sendiri saya memutuskan untuk stay di CBD, tepatnya di All Suites Perth di area Victoria Ave. Pemilihan area CBD ini juga lebih karena aksesnya yang mudah ke area perbelanjaan dan juga banyak tersedia bus gratis di area ini. All Suites Perth ini bisa di book melalu AirBnB dan juga Traveloka, dan setelah ditimbang-timbang sih lebih murah dari AirBnB ya. Saya mendapatkan harga sekitar 6,6 juta untuk 6 hari menginap sedangkan di Traveloka saya diberikan harga sekita 7,6 juta. Lumayan kan bedanya hampir 1 juta.


All Suites Perth ini merupakan serviced apartment, kami memilih apartment dengan 1 bedroom yang sudah dilengkapi dengan  kitchen, fridge, clothes washer, flat-screen TV, and WiFi Internet pokoknya komplit, belum juga kita bisa jalan kaki ke Swan River, Murray Street yang penuh dengan opsi berbelanja sampai area makanan-makanan seputaran Hay Street semua bisa ditempuh dengan jalan kaki. Plus persis didepan hotel ini ada halte bus CAT (bus gratis) untuk explore Perth CBD. Perfect locations! Pokoknya ini hasil dari deep research ku lah dari beberapa pilihan apartment, dan happy banget pas tau ternyata pilihanku kesini ga salah.

Isi kamarnya seperti ini, cuma bedanya di area meja makan itu kita sofa bed, dan meja makannya ada di depan kitchen persis. Gambar ini aku ambil dari website resmi All Suite Perth.

Day 1
Arrival
Kebetulan kami memilih flight cukup siang dari Jakarta, lalu dengan transit kilat kurang lebih 1,5 jam di Singapore dan keliling sebentar di area Perth International Airport jadi kita baru sampai itu di malam hari. Sekitar pukul 7 malam, lanjut kita berbelanja di RISE Supermarket near Apartment untuk keperluan selama beberapa hari kedepan, jadi hari pertama kita ga sempat muter-muter melainkan istirahat saja di apartment.

Day 2
Explore Perth CBD
Hari pertama sampai, kita keliling area sekitar kita dulu dong. Cari tau restauran, supermarket, sampai area belanja apa aja yang terdekat. Kita menemukan Target, Woolsworth dan Coles untuk supermarket tapi Woolsworth paling gede di deket tempat kita, shopping center ada Hay Street Mall dan Murray Street Mall. Kita juga deket banget sama Barrack Street dimana disini sederetan banyak makanan-makanan asia yang lumayan affordable.


Kings Park and Botanic Garden
Bisa dibilang kita belum sempat explore seluruh taman ini, butuh seharian penuh untuk eksplore area Kings Park loh. Saya hanya baru sampai di Lotterywest Family Area, ini area yang bisa dijangkau secara gratis dengan bus Green CAT. Waktu sampai udara disana bisa dibilang super dingin, untung nya saya sempat membawa jaket dan hi-tech untuk menahan udara dingin. Saking dinginnya anak-anak sampai malas main, tumben liat perosotan malah bengong aja karena freezing. Jadi ujung-ujungnya kita cuma bertahan sejam lah disini, lanjut pulang lagi :D


Elizabeth Quay
Salah satu area entertainment yang tergolong baru di Perth. Tadinya selain foto-foto aku mau ajak anak-anak naik carousel tepat dipinggir area Swan River, the view is super amazing btw. Sayangnya tutup pas kita sampai sana. Kita mau lihat sunset disini juga dan mau jalan-jalan ke bridge yang ada di tengah Swan River, sayang cuaca ga mendukung. Angin kencang dan super dingin, kita baru berdiri di pojokan aja berasa beku tangan dan kaki, duh padahal spring loh ini disini. Karena kita menyerah akhirnya kita pun memutuskan untuk foto sebentar lalu kembali ke hotel, haha.


Maaf kami menyerah untuk berburu sunset, dingin banget euy!

Day 3
Perth Zoo
#1 Destination in every city we visit, a zoo! Haha apalagi yakan ide lain buat bawa anak anak selain kebun binatang, taman dan museum. Zoo nya lumayan bagus dan terawat, yang enak sih disini sepi banget hihi.


Saat masuk ada area informasi yang akan mengarahkan kamu jalur terbaik untuk eksplore perth zoo ini, kamu akan dibekali map dan juga disana ada jadwal-jadwal show dimana para zoo keeper akan berinteraksi dengan hewan hewan disana. Salah satu kegiatan yang direkomendasikan adalah melihat binatang iconic australia seperti kangaroos, koalas, echidnas, emus, Tasmanian Devils, wombats dan dingos. Area ini kita telusuri semua dan yang paling berkesan justru koala. Kalau kangguru nya bisa dibilang tua-tua gitu ya, entah kenapa ga terlalu menarik dan saya hanya melihat 2 ekor kangguru saja selama di area ini.


Kita hanya mengikuti kegiatan keeper di area Koala dan Tasmania Devils, keeper disini hanya menjelaskan nama, usia dan sejarah si binatang-binatang ini. Jadi lebih ke ngobrol aja, kirain ada show kaya gimana gitu, B aja lah menurut saya.

Back to CBD
Kita buru-buru balik ke CBD karena disini semua toko tutup jam 5 sore, kita mau kembali nyetok beberapa makanan ringan yang mulai habis untuk persediaan anak-anak. Asli keburu-buru waktu banget disini, soalnya kalau udah tutup jalanan bener bener sepi dan ga ada toko yang buka. Ada sih convenience store gitu tapi bener-bener ga lengkap.


Day 4
A Day in Fremantle
Hari ini kami berencana menghabiskan waktu seharian di area Fremantle, sekitar 20 menit berkendara dari Perth. Karena itinerary kami mulai hari ke 4 ini akan cukup jauh, kami pun memutuskan untuk menyewa kendaraan. Kami menyewa kendaraan di Burswood Car Rentals di area Shepperton Road. Sewa mobil ini bisa diantar kok ke Hotel, kebetulan kartu debit kami saat itu bermasalah sehingga kami harus membayar di counter mereka jadi kami menuju kesana. Jarak yang ditempuh hanya 5 menit dari hotel dengan bus. Cerita sewa mobil akan kami post juga di post terpisah ya.




Fremantle Markets
Our first destination in Perth! Market ini hanya buka di akhir pekan, di dalamnya terdapat banyak sekali ragam barang dari mulai toko mainan, pernak-pernik, kuliner, banyak deh. Diluar fremantle pun sering ada street performance gitu dan pas kita datang kebetulan lagi ada salah satu performance juga. Oh iya didepan gerbang utama Fremantle ada bule penjual seruling burung yang bisa bahasa Indonesia, lucu banget pas tau kita dari Indonesia dia teriak-teriak, "Ora popo saya Orang Indonesia. Bakso bakso!" Haha. Dia jual satu set seruling seharga 10$, mahal sih tapi yaudahlah ya daripada tantrum anak gue.

Belanja, makan dan bersantai di Fremantle Markets

Fremantle Prison
Ini salah satu area di Fremantle juga yang jadi sasaran para turis. Ini merupakan area situs warisan dunia loh yang dipilih oleh UNESCO. Ada dua area yang free setelah pintu masuk, yaitu museum-museum dan juga visiting room. Kalau mau masuk kedalam lebih seru lagi, ada 4 jenis pilihan tur yang disediakan. Salah satu jenis tur yang direkomendasi untuk keluarga dengan anak-anak adalah Behind The Bar Tours dengan durasi 1 jam 30 menit. Tour ini berlangsung dari pagi kok jadi jangan takut tertinggal, tapi alangkah baiknya cek jadwal juga di website mereka.

Hasil jepretan Kakak Naaya. Proud!

Kami sendiri tidak mengambil tur mengingat kondisi Naura yang ga bisa deh lebih dari sejam di satu lokasi, bisa uring-uringan dia pasti. Padahal saya kepingin banget ikut tur, harga untuk tur berempat kemarin sekitar $56 sangat affordable lah. Naya sendiri sudah cukup amazed hanya dengan liat gedung penjara itu dari balik gerbang masuk, besar sekali, dan ada area taman untuk bermain. Pokoknya tempat ini cukup berkesan buat kami sekeluarga.

Esplanade Youth Plaza / Esplanade Park
Setelah seharian mengunjungi tourist attraction, pastinya saya ingin selalu menutup hari dengan mengunjungi park yang ada disekitar kami. Kami menemukan Esplanade Park saat browsing tentang taman yang ada di Fremantle dan menurut pendapat saya pribadi, taman ini BAGUS banget. Ada ferris wheel, area parkour, area skate, sampai playground anak. Taman nya besar dan luas banget, burung bertebaran dimana-mana. Duh pokoknya sebagus itu!


Kita tadinya mau naik ferris wheel tapi entah kenapa malah jadi explore area lain di Fremantle karena waktu udah mepet mau jam 5 sore, jadilah kita ga sempet naik itu. Kisaran harga untuk family berempat itu sekitar 60AUD kalau gasalah. Kakak dan adik happy banget main di Playground esplanade, lanjut kakak sama papa cobain parkour area nya dan banyak banget anak-anak disitu, keren euy. Area skatenya pun dipenuhi anak anak dengan skate dan mini scooter nya. Duh berharap banget di Jakarta ada kaya gini ya.


Santai sore di Esplanade Park

Fishing Boat Harbour Fremantle
Tidak jauh dari park, kita bisa jalan ke area Fishing Boat ini, banyak banget restaurant di tepi pantai juga yang bisa kalian nikmati, tapi kami memang ga tertarik makan disana. Semua dekorasi restoran saat itu kita perhatikan serem-serem karena sedang tema Halloween, hihi dan saya juga rada mager sih jelasin konsep halloween itu apa ke anak anak so we better skip it.



Kurang lebih 4 tempat itu yang kami kelilingi selama di Fremantle. Jika kalian punya waktu lebih, masih banyak banget area di Fremantle yang bisa di eksplore. Ada WA Shipwreck Museum, WA Maritime Museum, dan Round House. Lalu untuk supermarket di area Fremantle aku sempat mampir beli-beli di Peaches Freshfood karena ini buka sampai malam. Yang lain jangan harap buka, yang lengkap kaya Coles aja disini tutup jam 5 sore haha.

Day 5
Whiteman Park
Di taman ini banyak banget aktifitas yang bisa dilakukan. Hal pertama yang kita lakukan adalah piknik sebentar sambil makan siang, banyak banget van yang jual makanan makanan dari mulai Japanese Food, Spanish, dan masih banyak pilihan lainnya. Banyak banget pengunjung yang datang membawa serta anjing-anjing mereka yang super lucu. Tidak semua pilihan kegiatan di taman ini kami memilih mengingat tenanga ku dan anak-anak ga banyak haha tapi aku akan list beberapa pilihan kegiatan di taman ini beserta harganya:
  • Family Tram Ride - Family Pass AUD15
  • The Village West Playground - Free
  • Pedal Play Go Cart - Start from AUD25/hour
  • Children Forest - Free
  • Motor Museum -  Around AUD35 for Family of 4
  • Water Playground - Free
  • Revolution Transport Museum - Free
  • Caversham Wildlife Park - Around AUD6 for Family of 4
Semua area ini kami lewati namun tidak semua kami pilih mengingat kami baru sampai cukup siang sekitar pukul 10.00 dan kami berencana untuk segera pulang sekitar pukul 17.00 - Kami mengunjungi area Family Tram Ride namun tidak berniat untuk naik, mampir juga ke The Village West Playground dan Water Playground namun di Water Playground anak anak hanya melihat-lihat saja mengingat angin yang kencang dan dingin mereka jadi 'ogah' buat main air haha. Kalau punya anak laki-laki Motor Museum and Pedal Play Go Cart is Highly Recommended, pokoknya jangan sampai dilewatin hihi.

Caversham Wildlife Park
Nah kalau ini salah satu area yang paling lama kita explore, seru banget ada berbagai macam show. Yang jelas ini lebih berkesan ketimbang Perth Zoo kemarin. Kita mulai dari Wombat Show dimana kita bisa foto bersama wombat dan teman-temannya, lanjut ke Koala Show kita bisa interaksi langsung dengan Koala, sampai yang paling berkesan ada Farm Show dimana kita menonton proses pembuatan billy (Mamacin diajak maju dong buat ikutan bikin billy) sampai melihat langsung proses pencukuran bulu domba, at the end kita boleh pegang-pegang bulunya sampai memeras susu sapi. Wah benar-benar pengalaman tak terlupakan deh disini.





Masih banyak sih foto-foto lainnya, tapi aku pisah di post berbeda aja ya biar lebih afdol ceritanya tentang si Caversham Wildlife Park ini.

Day 6
Shopping Day
Hari terakhir biasanya kami habiskan untuk berbelanja dan berkeliling di sekitar hotel. Kami mampir ke Hay Street Mall untuk berbelanja keperluan suami dan anak. Disini keperluan anak-anak dan suami banyak yang aku beli di Target, lanjut beli parfum-parfum disini yang harganya miring semua. Selain itu ga lupa dong borong banyak vitamin/supplement kesehatan yang harganya asli deh miring banget kalau di Australia. Disetiap jalan bertabur banyak toko obat, kalian harus pinter pinter bandingin harga juga ya, di tiap toko obat itu bisa ada yang perbedaan harga nya lumayan banget loh btw. Oh iya, ga lupa juga stock beberapa makanan ringan untuk perjalanan di pesawat besok.

Karena shopping ini, kami pun dapat pengalaman pertama yang super menegangkan dan menjengkelkan yaitu, ketinggalan pesawat! Haha. Yap, this is our first time deh merasakan yang namanya missing flight dan kapok banget, karena kami harus keluar dana tambahan untuk membeli ulang tiket pesawat Perth-Jakarta untuk 4 orang dengan harga yang luar biasa fantastis. Semoga ini jadi kejadian pertama dan terakhir ya :p


Sekian cerita perjalanan kami di Perth, sampai ketemu di artikel selanjutnya ya. Thank you for reading and have a nice day!

Post a Comment

© Family and Lifestyle Blog